Won-dolar turun di bawah 1.490, harapan pasokan dolar SK Hynix dorong won
Kurs won-dolar turun di bawah 1.490 di Seoul pada pagi 14 Juli, pertama kali secara intraday dalam dua bulan. Ekspektasi pasokan dolar terkait SK Hynix dan beli bersih asing di saham Korea memperkuat won. Permintaan lindung nilai turut memperbesar pergerakan.

Kurs won-dolar turun di bawah 1.490 pada perdagangan pagi 14 Juli di pasar valuta asing Seoul, pertama kali secara intraday dalam dua bulan. Pelemahan dolar terhadap won dipicu ekspektasi pasokan dolar terkait SK Hynix, beli bersih investor asing di saham Korea, serta permintaan lindung nilai mata uang. Setelah beberapa waktu bergerak di sekitar 1.500, penurunan di bawah 1.490 menjadi sinyal perubahan sentimen pasar jangka pendek.
Ekspektasi pasokan dolar menekan kurs
Pemicu utama berasal dari harapan masuknya dolar yang terkait dengan perusahaan semikonduktor besar. Potensi pasokan dolar dari SK Hynix menjadi alasan pelaku pasar menjual dolar di Seoul. Bagi eksportir besar, waktu dan ukuran konversi dolar dapat langsung memengaruhi harga, sehingga ekspektasi saja bisa menahan kenaikan kurs.
Beli asing di saham Korea juga menopang won. Saat investor luar negeri membeli Kospi dan saham teknologi besar, kebutuhan terhadap won meningkat. Transaksi lindung nilai seperti forward dan swap memperkuat arah pergerakan selama sesi.
Arti level 1.490 bagi pasar Korea
Level 1.490 menjadi acuan psikologis penting. Kurs dekat 1.500 meningkatkan kekhawatiran atas harga impor, pembayaran bahan baku, dan beban utang dolar. Ketika kurs turun di bawah 1.490, sebagian perusahaan Korea mendapat keringanan biaya berbasis won, sementara investor asing menghadapi risiko rugi kurs yang lebih rendah.
Dampaknya tidak sama untuk semua sektor. Won yang lebih kuat membantu importir energi dan bahan baku, tetapi dapat menekan pendapatan eksportir yang banyak menerima dolar setelah dikonversi ke won. Arah berikutnya akan bergantung pada realisasi pasokan dolar, keberlanjutan beli asing, dan tren dolar global.
Poin utama
- Kurs won-dolar turun di bawah 1.490 di Seoul pada pagi 14 Juli, pertama kali secara intraday dalam dua bulan. Ekspektasi pasokan dolar terkait SK Hynix dan beli bersih asing di saham Korea memperkuat won. Permintaan lindung nilai turut memperbesar pergerakan.
- Gunakan isi artikel dan FAQ sebelum bertindak.
- Bandingkan dengan isu terkait di kategori.
Tanya jawab
Mengapa kurs won-dolar turun di bawah 1.490?
Ekspektasi pasokan dolar terkait SK Hynix, beli asing di saham Korea, dan kebutuhan hedging meningkatkan penjualan dolar dan pembelian won.
Mengapa level 1.490 penting?
Level ini menjadi batas psikologis, dan penurunan intraday setelah dua bulan menunjukkan tekanan dekat 1.500 mulai mereda.
Apa yang perlu dipantau berikutnya?
Realisasi pasokan dolar, kelanjutan beli asing di saham Korea, dan arah dolar global akan menentukan pergerakan selanjutnya.
Berita terbaru

Won-Dolar Ditutup Naik Tipis, Tegangan Timur Tengah dan Harapan Pasokan Hynix Beradu
Kurs won-dolar berakhir sedikit lebih tinggi pada 13 Juli karena risiko geopolitik Timur Tengah mendorong permintaan aset aman. Dolar menguat, tetapi harapan pasokan dolar terkait Hynix membatasi kenaikan. Pasar Korea kini mencermati harga minyak, likuiditas dolar, dan arus asing di saham domestik.

Won Melemah Hampir 6% Saat Asing Jual Saham Korea 156 Triliun Won
Aksi jual besar investor asing di saham Korea menambah tekanan pada won. Nilai jual bersih telah melebihi 156 triliun won tahun ini, sementara won melemah hampir 6% terhadap dolar. Pasar mencermati apakah perdagangan valas 24 jam dapat meredam pergerakan satu arah. Biaya impor, investasi luar negeri, dan lindung nilai perusahaan ikut terdampak.

Ekspor Bulanan Korea Tembus US$100 Miliar, Paradigma Dagang Berubah
Korea Selatan mencatat ekspor bulanan di atas US$100 miliar untuk pertama kalinya. Won lemah membantu pendapatan dan daya saing, tetapi rekor ini tidak hanya soal kurs. Semikonduktor, mobil, kapal, dan produk terkait energi menunjukkan perubahan struktur ekspor.

Permintaan dolar dari saham luar negeri naik, won berisiko bertahan 1.500
Pembelian saham luar negeri oleh investor Korea menciptakan permintaan dolar yang berkelanjutan. Jika kurs won-dolar bertahan di 1.500, biaya penukaran, harga impor, dan beban perusahaan meningkat. Pasar saham domestik juga bisa terdampak.

Kurs won-dolar turun lebih dari 10 won, data kerja AS lemah dan yen rebound
Kurs won-dolar turun lebih dari 10 won karena data ketenagakerjaan AS melemah dan yen rebound. Pasar kembali memperhitungkan peluang kebijakan moneter AS yang lebih longgar, sehingga permintaan dolar menurun. Kenaikan yen juga mengurangi tekanan pada won. Perusahaan dan investor Korea perlu mengelola volatilitas kurs.

Dolar-won berpeluang turun ke 1.500 dalam tiga bulan ditopang ekspor chip
Arah jangka pendek dolar-won kini lebih dipengaruhi respons kebijakan dan pemulihan ekspor. Citibank Korea menempatkan kurs dekat 1.500 dalam tiga bulan. Ekspor semikonduktor dan stabilisasi pasar valas dapat mengurangi tekanan pada won, sementara arus keluar asing tetap menjadi risiko.

Korea Siapkan 14,9 Triliun Won untuk Perusahaan Terdampak Kurs Tinggi
Kurs won-dolar berada di kisaran tengah 1.500 won dan menekan biaya perusahaan Korea. Pemerintah menyiapkan 14,9 triliun won melalui pinjaman dan penjaminan. Asuransi volatilitas valuta asing juga diperluas untuk mengurangi risiko kerugian kurs pada kontrak ekspor-impor.

Won Korea Tertekan, Risiko 1.600 per Dolar Menguat di Tengah Dolar Kuat
Won Korea Selatan kembali tertekan oleh beberapa faktor negatif sekaligus. Dolar yang kuat, kekhawatiran terhadap pertumbuhan domestik, dan potensi keluarnya modal asing membawa level 1.600 won per dolar ke pusat perhatian. Kenaikan kurs memengaruhi harga impor, biaya perusahaan, dan arus dana di saham Korea. Pasar akan sensitif terhadap ekspektasi suku bung