Dolar-won tembus 1.520 pada Juni, tertinggi sejak krisis keuangan Asia
Kurs dolar-won naik melewati 1.520 pada Juni dan mencapai level tertinggi sejak krisis keuangan Asia. Pelemahan won menaikkan biaya impor, perjalanan dan pendidikan luar negeri. Bursa Korea lebih sensitif terhadap arus investor asing dan risiko rugi kurs. Perusahaan perlu meninjau likuiditas dolar, jadwal pembayaran dan rasio hedging.

Kurs dolar-won menembus 1.520 won per dolar pada Juni, mencapai level tertinggi sejak krisis keuangan Asia. Bagi Korea, angka ini bukan sekadar kuotasi pasar, melainkan kenaikan langsung biaya pembayaran dolar bagi rumah tangga dan perusahaan.
Arti level 1.520 won
Pada kurs ini, pembayaran 1.000 dolar setara 1,52 juta won, sedangkan tagihan 10.000 dolar menjadi 15,2 juta won sebelum biaya. Importir energi, bahan baku, pangan dan komponen menghadapi kenaikan biaya dalam won. Perjalanan, pendidikan dan belanja luar negeri juga makin mahal bagi rumah tangga. Eksportir dengan pendapatan dolar bisa menikmati kenaikan nilai dalam won, tetapi hasil akhirnya bergantung pada bahan impor dan hedging.
Dampak pasar dan prospek
Saham Korea dapat tertekan jika investor asing memperhitungkan risiko rugi kurs. Inflasi impor juga memengaruhi ekspektasi suku bunga. Ujian berikutnya adalah apakah kurs bertahan di atas 1.520 atau turun kembali. Perusahaan perlu mengecek likuiditas dolar, jadwal pembayaran dan perlindungan kurs, sementara rumah tangga sebaiknya membagi kebutuhan valuta asing besar ke beberapa waktu.
Poin utama
- Kurs dolar-won naik melewati 1.520 pada Juni dan mencapai level tertinggi sejak krisis keuangan Asia. Pelemahan won menaikkan biaya impor, perjalanan dan pendidikan luar negeri. Bursa Korea lebih sensitif terhadap arus investor asing dan risiko rugi kurs. Perusahaan perlu meninjau likuiditas dolar, jadwal pembayaran dan rasio hedging.
- Gunakan isi artikel dan FAQ sebelum bertindak.
- Bandingkan dengan isu terkait di kategori.
Tanya jawab
Apa arti kurs menembus 1.520 won?
Artinya membeli 1 dolar membutuhkan 1.520 won, menandakan won berada di level terlemah sejak krisis keuangan Asia.
Bagaimana dampaknya pada harga di Korea?
Biaya minyak, komoditas, pangan dan komponen berdenominasi dolar naik dalam won, sehingga menekan harga impor dan konsumen.
Apa yang perlu dipantau rumah tangga dan perusahaan?
Rumah tangga perlu membagi waktu penukaran dan pembayaran luar negeri; perusahaan perlu meninjau likuiditas dolar, mata uang pembayaran dan hedging.
Berita terbaru

Harga Minyak Turun 30%, BBM Korea Tetap Mahal karena Penurunan Terlambat
Harga minyak global turun 30% dalam sebulan setelah kesepakatan AS-Iran, tetapi harga BBM di SPBU Korea belum turun secepat itu. Penyebabnya adalah biaya impor, kurs won-dolar, pajak BBM, stok, dan jeda distribusi. Jika minyak murah bertahan, harga domestik berpotensi turun bertahap.

Won-Dolar Bertahan di Kisaran 1.500 Won, Pasar Obligasi Kian Waspada
Kurs won-dolar bertahan dalam kisaran 1.500 won karena pembeli dan penjual dolar berada dalam keseimbangan sementara. Pasar obligasi memantau jalur suku bunga dan arus asing, bukan mengejar satu arah transaksi. Pada 1.500 won per dolar, pembayaran USD 10.000 setara kisaran 15 juta won, menaikkan biaya importir, pelajar, dan investor global. Lindung nilai, se